PARIAMAN (SumbarFokus)
Sebanyak 15 Kartu Keluarga (KK) menerima bantuan jaminan hidup bagi korban banjir dan longsor dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad di rumah dinas wali kota di Kelurahan Kampung Jawa II, Kecamatan Pariaman Tengah, Selasa (10/3/2026).
Adapun bantuan jaminan hidup ini disalurkan melalui PT POS Indonesia cabang Pariaman, dan diberikan sebesar Rp450 ribu/ orang untuk kebutuhan selama tiga bulan, yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok seperti lauk-pauk. Total bantuan yang disalurkan untuk Kota Pariaman mencapai Rp9,45 juta.
Dalam sambutannya, Yota menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merespons dampak bencana secara cepat.
“Musibah banjir dan longsor tentu membawa dampak besar bagi masyarakat kita. Melalui bantuan ini, kita ingin memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa pemulihan,” ujarnya.
Dia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pariaman untuk hadir langsung di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penanganan darurat, tetapi juga dalam upaya pemulihan jangka panjang pascabencana.
Lebih lanjut, Yota menjelaskan bahwa penyaluran bantuan telah melalui mekanisme yang ketat, termasuk verifikasi faktual oleh BNPB serta persetujuan dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Selain itu, data penerima telah tercantum dalam daftar BNBA (by name by address).
Sebelumnya, lebih dari 100 KK diusulkan oleh Pemko Pariaman, namun hanya 15 KK yang memenuhi syarat sesuai ketentuan pemerintah pusat.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






