18 Faskes di Kota Pariaman Rusak Akibat Bencana Hidrometeorologi, Kerugian Capai Rp2,8 Miliar

Kadis Kesehatan Kota Pariaman Nazifah. (Foto: Diskominfo Pariaman/SumbarFokus.com)

PARIAMAN (SumbarFokus)

Dinas Kesehatan Kota Pariaman mencatat sebanyak 18 fasilitas kesehatan (faskes) mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Pariaman sejak Kamis (26/11/2025) lalu. Kerusakan tersebut bervariasi, mulai dari ringan hingga berat, dan diperkirakan menimbulkan kerugian hingga Rp2,8 miliar.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman Nazifah mengatakan, bencana berupa hujan lebat disertai banjir dan angin kencang menyebabkan kerusakan pada berbagai sarana pelayanan kesehatan di daerah tersebut.

“Ada sekitar 18 fasilitas kesehatan Kota Pariaman yang mengalami kerusakan ringan, sedang, hingga berat. Fasilitas yang terdampak meliputi Kantor Dinas Kesehatan, puskesmas, puskesmas pembantu (pustu), dan puskesmas desa (puskesdes),” ujar Nazifah, Rabu (10/12/2025).

Kerusakan terparah terjadi di Puskesmas Marunggi, Kecamatan Pariaman Selatan. Tembok pagar belakang puskesmas tersebut dilaporkan ambruk akibat terjangan banjir yang cukup deras.

Sementara, kerusakan kategori sedang dan ringan terjadi di sejumlah fasilitas kesehatan lainnya, antara lain Kantor Dinas Kesehatan Kota Pariaman, Puskesmas Pariaman, Puskesmas Kuraitaji, Puskesmas Air Santok, Puskesmas Naras, Puskesmas Sikapak, Puskesdes Mangguang, Rumah Dinas Puskesmas Air Santok, RSUD Sadikin, Poskesdes Desa Lohong, Pustu Marabau, Pustu Sungai Kasai, Poskesdes Pungguang Ladiang, Pustu Koto Marapak, Poskesdes Kampung Gadang, Pustu Cubadak Air Utara, serta UPTD Instalasi Farmasi Kota (IFK).

“Sebagian besar kerusakan disebabkan oleh badai dan angin kencang, seperti atap dan plafon yang rusak atau terlepas,” jelasnya.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait