PARIAMAN (SumbarFokus)
Sebanyak 50 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kota Pariaman mengikuti Pelatihan Aneka Pembuatan Cake dan Kue Kering serta Pembuatan Minuman Kekinian Berbasis Potensi Lokal di Aula Pertemuan SMK N 2 Pariaman, Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Pariaman Yota Balad. Dalam sambutannya, dia menyampaikan bahwa pelatihan ini sejalan dengan visi misi serta Program Unggulan (Progul) Yota Balad–Mulyadi, yakni Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga.
“Pelaksanaan visi misi dan progul Yota Balad-Mulyadi ini dalam rangka peningkatan kapasitas para pengusaha UMKM. Kalau kapasitas meningkat, berarti tingkat kesejahteraan masyarakat Kota Pariaman juga ikut meningkat,” ujarnya.
Yota menjelaskan, pelatihan ini merupakan salah satu upaya nyata dalam mengimplementasikan program Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga, dengan mendorong eksplorasi produk berbasis potensi lokal, seperti olahan cake dan kue dari bahan singkong.
Dia berpesan agar para peserta mengikuti pelatihan dengan serius serta mampu menghadirkan produk yang lebih menarik, higienis, dan memiliki daya saing di pasaran.
Lebih lanjut, dia menyebutkan bahwa Pemko Pariaman melalui Dinas Perindagkop dan UKM akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan kepada para pelaku UMKM agar usaha yang dijalankan semakin berkembang.
Pelatihan ini berlangsung selama lima hari, mulai 10 hingga 14 Februari 2026. Setelah pelatihan, produk para peserta akan dihimpun melalui Koperasi Merah Putih untuk selanjutnya ditawarkan ke dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ada di Kota Pariaman.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






