995 Warga Rentan di Kota Padang Terima Bantuan Permakanan dan Usaha

995 Warga Rentan di Kota Padang Terima Bantuan Permakanan dan Usaha. (Foto: Pemko Padang/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Pemerintah Kota (Pemko) Padang menunjukkan kepedulian nyata terhadap kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, lanjut usia (lansia), dan anak luar panti dengan menyalurkan bantuan sosial berupa paket permakanan dan usaha ekonomi produktif (UEP). Bantuan tersebut diberikan kepada 995 orang penerima manfaat, Selasa (5/8/2025), di Aula Kantor Dinas Sosial Kota Padang.

Penyaluran bantuan ini dilaksanakan melalui Dinas Sosial Kota Padang dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang tahun 2025.

Wali Kota Padang Fadly Amran yang turut menyerahkan langsung bantuan menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk kehadiran negara untuk meringankan beban kelompok rentan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat.

Bacaan Lainnya
ADVERTISEMENT Iklan Bank Indonesia SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Negara hadir untuk memberi kemudahan atas kelebihan dan kekurangan kita. Ini adalah untuk meningkatkan pemenuhan kebutuhan dasar bagi penyandang disabilitas dan lansia serta membangun kepedulian keluarga dan masyarakat terhadap mereka,” sebut Fadly.

Ia berharap, bantuan ini tidak hanya membantu kebutuhan harian, tetapi juga menjadi jalan menuju kemandirian ekonomi para penerima manfaat.

“Semoga situasi dan kondisi penerima makin membaik. Kita berharap bantuan ini bisa membantu mereka bangkit, memperbaiki perekonomian, dan hidup lebih mandiri,” tambahnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Padang Heriza Syafani merinci, bantuan diberikan dalam bentuk paket permakanan, UEP, dan kursi roda. Rincian penerima manfaat antara lain 110 penyandang disabilitas, 110 lansia, 700 anak luar panti, 11 lansia penerima bantuan UEP, 11 disabilitas penerima UEP, dan 53 penyandang disabilitas penerima kursi roda.

Paket permakanan untuk disabilitas mencakup beras 5 kg, gula pasir 2 kg, kacang hijau 3 kg, roti kaleng 2 kaleng, dan susu 1 kotak, dengan nilai Rp680.000 per paket (total anggaran Rp74.800.000).
Untuk lansia, paket terdiri dari beras 5 kg, gula 1 kg, roti kaleng 2 kaleng, dan susu 2 kotak senilai Rp586.000 per paket (anggaran Rp64.460.000).
Anak luar panti menerima beras 10 kg dan gula 1 kg per paket senilai Rp243.000 (total anggaran Rp170.100.000).

Sementara itu, bantuan UEP diberikan dalam bentuk modal usaha harian kepada 11 penyandang disabilitas dengan total bantuan Rp73.260.682 dan 11 lansia dengan total Rp64.972.076. Sebanyak 53 penyandang disabilitas juga menerima bantuan kursi roda dengan total anggaran Rp159.000.000. (000/ril)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait