AI Jadi Tantangan Serius Jurnalis, Nezar Patria Ingatkan Risiko Misinformasi

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyoroti kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) sebagai tantangan besar bagi dunia jurnalistik. (Foto: Ist./SumbarFokus.com)

“Selain itu berita human interest ini sulit disajikan AI karena tampilan AI tidak punya emosi, namun AI bisa dapat algoritma, juga etika jurnalis harus selalu menjadi roh profesi wartawan di tengah hiruk pikuk konten kecerdasan buatan,” ujarnya.

Nezar juga mengingatkan, penggunaan AI yang tidak bijak berisiko memicu misinformasi dan berdampak pada kehidupan berbangsa.

Sementara, pemerhati media sosial, Adrian Toaik, menilai pemerintah perlu hadir lebih tegas menghadapi konten digital yang merusak nilai kebangsaan.

“Jangan karena menghormati kebebasan ekspresi, tapi karena pelintiran, framing palsu, justru berdampak pada harmonis berbangsa dan bernegara. Harusnya Komdigi punya ‘penangkal petir’ untuk konten merusak nilai nilai cinta tanah air untuk keutuhan bangsa dan negara,” ujarnya. (000/003)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait