SERANG (SumbarFokus)
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan tidak pernah menutup-nutupi jati dirinya sebagai putra asli Minangkabau meskipun kini menjabat sebagai kepala daerah di Provinsi Banten.8
Penegasan tersebut disampaikan Andra Soni saat bertemu Ketua PWIu Sumatera Barat Widya Navies beserta jajaran pengurus PWI Sumbar, Minggu (8/2/2026).
“Saya tidak pernah menutup-nutupi diri sebagai putra asli Minang,” kata Andra Soni.
Dia menjelaskan kedua orang tuanya berasal dari Sumatera Barat. Ibunya berasal dari Kabupaten Lima Puluh Kota dengan suku Piliang, sementara ayahnya berasal dari Kota Payakumbuh dengan suku Chaniago.
“Ibu saya dari Lima Puluh Kota bersuku Piliang. Bapak saya dari Payakumbuh bersuku Chaniago,” katanya.
Andra Soni juga menceritakan perjalanan hidupnya sejak kecil. Pada usia empat tahun, dia ikut orang tuanya merantau ke Malaysia.
“Waktu itu saya dibawa merantau ke Malaysia. Namun, setelah kelas lima SD kami terpaksa pindah karena dianggap pendatang ilegal,” katanya.
Setelah itu, Andra Soni dibawa kakaknya untuk menetap di Kabupaten Lebak, Banten, hingga akhirnya meniti karier dan dipercaya menjadi Gubernur Banten.
Dia menambahkan, istrinya merupakan teman semasa sekolah yang memiliki latar belakang keturunan Jawa dan Sunda. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





