Kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan turut memperparah kondisi di lapangan. BNPB mencatat puluhan ruas jalan nasional dan daerah serta puluhan jembatan rusak di ketiga provinsi. Di Sumatera Barat, satu ruas jalan nasional Sicincin–Padang Panjang masih diberlakukan sistem buka-tutup, sementara ruas lainnya sudah dapat dilalui.
Dalam penanganan logistik, BNPB mencatat total bantuan yang masuk ke Posko Klaster Logistik Nasional mencapai 1.189 ton, dengan lebih dari 1.100 ton telah disalurkan ke daerah terdampak. Selain itu, pembangunan hunian sementara (huntara) mulai berjalan di sejumlah wilayah, termasuk di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, yang resmi memulai pembangunan pada 18 Desember 2025.
BNPB menegaskan komitmen untuk terus mempercepat penanganan darurat, pemulihan akses vital, serta pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi hingga memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





