PARIAMAN (SumbarFokus)
Kota Pariaman yang baru-baru ini diterjang banjir hebat dalam sepekan terakhir, kini tengah menghadapi upaya pemulihan pasca-bencana. Pemerintah Kota Pariaman (Pemko) terus mengerahkan segala daya untuk memastikan kebutuhan dasar para korban, termasuk pasokan makanan dan layanan kesehatan bagi para pengungsi.
Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi mengungkapkan, Pemko tidak hanya fokus pada pendataan korban dan kerusakan infrastruktur akibat bencana, tetapi juga memastikan distribusi makanan kepada para pengungsi.
Oleh karena itu, Pemko Pariaman mendirikn dapur umum di halaman Balai Kota Pariaman, yang memiliki kapasitas untuk memasak hingga 3.000 bungkus makanan setiap harinya.
Makanan ini langsung disalurkan kepada warga yang terdampak banjir, terutama mereka yang masih mengungsi di beberapa masjid karena rumah mereka tergenang air.
“Kami memastikan warga yang terdampak banjir mendapat pasokan makanan tiga kali sehari melalui dapur umum. Saat ini, beberapa masjid memang masih menjadi tempat pengungsian karena kondisi rumah yang masih terendam air. Selain itu, kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pengungsi, karena beberapa di antaranya, terutama anak-anak dan lansia, mengalami demam. Namun, sudah ada tim medis yang menangani mereka,” kata Mulyadi, Jumat (28/11/2025).
Pemko Pariaman juga terus mengoptimalkan upaya logistik dengan bekerja sama dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) dan tim yang bertugas di Posko Tanggap Darurat. Upaya ini bertujuan untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan semua kebutuhan pengungsi dapat terpenuhi dengan cepat dan tepat.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






