Belajar di Tengah Luka Banjir, Anak-Anak Batu Busuk Kembali Tersenyum di Diklat Semen Padang

Suasana berbeda tampak di kawasan Diklat PT Semen Padang. Ruang yang biasanya dipenuhi aktivitas pelatihan kini berubah menjadi kelas darurat, diisi tawa dan suara belajar anak-anak SD Bustanul Ulum Semen Padang, para penyintas banjir bandang Batu Busuk. (Foto: Semen Padang/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Suasana berbeda tampak di kawasan Diklat PT Semen Padang. Ruang yang biasanya dipenuhi aktivitas pelatihan kini berubah menjadi kelas darurat, diisi tawa dan suara belajar anak-anak SD Bustanul Ulum Semen Padang, para penyintas banjir bandang Batu Busuk.

Bacaan Lainnya

Sejak Senin (6/1/2026), aktivitas belajar tatap muka kembali berlangsung di fasilitas Diklat PT Semen Padang setelah akses menuju sekolah mereka terputus akibat banjir susulan akhir Desember 2025. Anak-anak yang sebelumnya sempat belajar di pengungsian kini kembali merasakan suasana kelas yang aman dan nyaman.

Salah seorang siswa kelas V, Ghazy Al Gifard (10), mengaku merasa lebih tenang mengikuti pelajaran di lokasi baru tersebut.

“Di sini kami nyaman sekali belajar, Pak. Ruangannya ber-AC,” ujarnya polos, Kamis (8/1/2026).

Bagi Ghazy, kenyamanan ruang kelas menjadi simbol rasa aman setelah rumahnya hanyut diterjang banjir bandang. Kini, dia bersama keluarganya tinggal di rumah kontrakan di Limau Manis. Trauma masih tersisa, terutama saat cuaca mulai memburuk.

“Kami masih takut sekolah di sana kalau cuaca buruk,” katanya lirih.

Cerita serupa datang dari Sheryl Philomela Sodiq. Meski sekolah lamanya tidak rusak, banjir bandang merenggut rumah tempat dia tumbuh.

“Saya masih trauma, Pak. Rumah saya hanyut tak membekas,” ucapnya.

Sementara itu, Verdiano Tauvani juga harus berpindah tempat tinggal usai rumah dan rumah neneknya rusak akibat luapan banjir.

“Kadang saya masih teringat air keruh datang dan menghanyutkan rumah,” katanya.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait