Belasan Ribu Relawan Terdaftar di BNPB, Sumbar Jadi Lokasi Terpadat

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat partisipasi relawan terus meningkat dalam penanganan bencana di berbagai daerah. Hingga Selasa malam, sebanyak 13.551 relawan telah terdaftar secara resmi dalam sistem Desk Relawan BNPB.

PADANG (SumbarFokus)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat partisipasi relawan terus meningkat dalam penanganan bencana di berbagai daerah. Hingga Selasa malam, sebanyak 13.551 relawan telah terdaftar secara resmi dalam sistem Desk Relawan BNPB.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan, sebaran relawan terbesar saat ini berada di Sumatera Barat yang tengah memasuki fase pemulihan pascabanjir bandang. Selain Sumbar, relawan juga banyak berasal dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

“Ini adalah Karya Hebat anak bangsa yang sering kali tidak terekspos,” kata Abdul Muhari, merujuk pada kerja relawan yang bergerak di lapangan tanpa sorotan, baru-baru ini.

Bacaan Lainnya
ADVERTISEMENT Iklan Bank Indonesia SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, kekuatan relawan tersebut juga diperkuat oleh 352 lembaga yang telah terdaftar dan terintegrasi dengan BNPB. Lembaga itu terdiri dari organisasi nirlaba, komunitas, hingga tim tanggap darurat dari sektor swasta yang terlibat dalam berbagai tahapan penanganan bencana.

BNPB menilai angka 13.551 relawan tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kondisi di lapangan. Masih banyak relawan lokal dan individu yang bergerak secara spontan dan belum terdata secara resmi.

Abdul Muhari mengimbau relawan yang belum terdaftar agar segera melapor ke Desk Relawan. Pendataan ini diperlukan untuk memudahkan pemetaan kebutuhan tenaga dan mencegah penumpukan relawan di satu lokasi, sementara wilayah terdampak lain kekurangan bantuan.

BNPB menegaskan, pendataan relawan menjadi bagian penting dalam manajemen bencana agar pengerahan tenaga dapat dilakukan secara terarah dan efektif, terutama pada fase pembersihan dan pemulihan pascabencana.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait