Kebutuhan meningkatnya pengurusan paspor baru di Sumbar diperkirakan karena lebih murahnya harga tiket penerbangan jika penumpang mengambil transit dibandingkan harga tiket penerbangan domestik. (Foto: Ist.)


Ekonomi

Kuota Pelayanan Imigrasi Padang Ditambah 30 Persen

Kuota Pelayanan Imigrasi Padang Ditambah 30 Persen

PADANG (SumbarFokus)

Kuota pelayanan Imigrasi Kelas I TPI Padang ditambah 30 persen setiap hari demi melayani kebutuhan layanan mengurus paspor untuk masyarakat Sumatera Barat (Sumbar). Ini dilakukan karena meningkatnya kebutuhan layanan sejak satu bulan terakhir.

Plt Kepala Imigrasi Kelas I TPI Padang Indra Sakti Suhermansyah mengungkapkan, dari yang biasanya kuota pelayanan diberikan untuk 80 orang per hari, sekarang menjadi 120 orang per hari.


Kuota 120 orang tersebut dipenuhi melalui daring, bukan manual. Caranya, pemohon melakukan pendaftaran online, jika kuota terpenuhi 120, maka pemohon sisanya otomatis tidak bisa mendaftar di hari itu dan harus menunggu esok hari untuk melakukan pendaftaran kembali.

“Pelayanan langsung secara manual hanya dibuka untuk pemohon khusus, seperti difabel, lanjut usia dan bayi di bawah lima tahun,” ujar Indra.

Dijelaskan, waktu yang dibutuhkan untuk mengurus paspor adalah tiga hari. Itu untuk mengurus paspor baru. Sedangkan untuk penggantian hanya dibutuhkan waktu satu hari.


Peningkatan kebutuhan pembuatan paspor masyarakat ini diduga akibat tingginya harga tiket penerbangan domestik di Indonesia. Harga tiket bisa lebih murah jika mengambil tiket transit di Malaysia.

Seperti diakui salah seorang pemohon pembuatan paspor, Yuni, dia mengatakan mengurus paspor agar bisa mendapat tiket transit ke Malaysia yang relatif lebih murah. Yuni sendiri akan melakukan perjalanan ke Jakarta.

Sementara, disebutkan oleh Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata (Asita) Sumbar Ian Hanafiah menyebut jumlah wisatawan dari Padang ke Malaysia memang meningkat beberapa bulan terakhir.
“Kenaikannya bisa hingga 300 persen dari waktu tiket penerbangan domestik masih murah,” ujarnya. (002)

Editor :  -

COPYRIGHT © SUMBARFOKUS 2018




      padangsumbar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *