“Kerja sama media bukan untuk melemahkan fungsi kontrol, tetapi justru memperkuat penyampaian informasi kepada publik secara seimbang dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Sementara, Pelaksana Tugas Kepala Bagian Persidangan, Aspirasi, dan Humas DPRD Provinsi Banten Ibud Sihabudin mengatakan, pihaknya berupaya menjaga hubungan harmonis dengan media sebagai mitra strategis.
“Secara keseluruhan kami menjaga kemitraan yang baik dengan media. Jika pemberitaan terhadap DPRD selalu negatif, tentu itu menjadi evaluasi bagi kami. Namun jika tidak ada kritik sama sekali, itu juga perlu menjadi bahan introspeksi,” kata Ibud.
Dia menambahkan, kerja sama dengan media, termasuk dalam peliputan kegiatan reses anggota dewan, secara rutin didukung anggaran sekitar Rp1 miliar setiap tahun sebagai bagian dari strategi keterbukaan informasi publik.
Menurut dia, keterlibatan media menjadi unsur penting dalam menyampaikan kinerja DPRD kepada masyarakat secara transparan dan akuntabel. (003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





