Selain itu, Bank Indonesia Sumbar juga mempromosikan produk UMKM binaan. Diketahui, UMKM binaan BI Sumbar tersebar di sejumlah wilayah, termasuk di antaranya 150 UMKM dari Tanah Datar. Dukungan BI Sumbar dalam bentuk binaan ini merupakan bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan.
Peluncuran laporan ini sendiri diharapkan tidak hanya menjadi dokumen tahunan, tetapi juga referensi kebijakan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat yang lebih tangguh dan berdaya tahan.
“Harapan kami dari peluncuran buku Laporan Perekonomian Indonesia 2025 ini dan presentasi hasil kajiannya bisa memberi sumbangsih yang baik dan signifikan, juga masukan kepada pemerintah daerah di Sumbar dalam rangka penyusunan RPJMD ke depannya,” tukas Majid. (003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





