BI Soroti Risiko Inflasi Pascabencana, TPID Padang Perkuat Strategi Stabilkan Harga jelang Nataru

Forum ini diikuti oleh Wakil Wali Kota Padang, Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Bulog, Dinas Pangan, BPS Kota Padang, Pertamina, BMKG, KADIN, serta sejumlah OPD terkait. (Foto: Ist./SumbarFokus.com)

TPID menyepakati intensifikasi Gerakan Pangan Murah (GPM) pada lokasi-lokasi yang membutuhkan intervensi harga. Selain itu, pasokan cabai merah dari Jawa serta produksi dari sentra lokal seperti Kabupaten Solok dan Tanah Datar diproyeksikan mampu memperkuat ketersediaan komoditas.

Sejumlah langkah strategis diperkuat, mulai dari menjaga kelancaran distribusi, membuka opsi penambahan pasokan antarprovinsi, hingga meningkatkan publikasi informasi harga melalui berbagai kanal. Koordinasi dengan Bulog, Pertamina, dan OPD teknis juga ditegaskan untuk menjaga ketersediaan bahan pokok, BBM, dan LPG.

Bacaan Lainnya
ADVERTISEMENT Iklan Tukar Uang Kas Keliling Bank Indonesia SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan sinergi yang terus diperkuat, TPID Kota Padang optimistis inflasi pada akhir 2025 dapat tetap terkendali dalam rentang sasaran 2,5 persen ±1 persen. (000/003)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait