BI Sumbar Membersamai Kick Off Pendampingan Sertifikasi Halal 3000 Desa Wisata Tingkat Sumbar

Program ini merupakan wujud kolaborasi banyak stakeholder, selain BI, seperti Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar, Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar, dan lainnya. (Foto: YEYEN/SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) membersamai diawalinya program pendampingan sertifikasi halal desa wisata Sumbar dalam kegiatan Kick Off Pendampingan Sertifikasi Halal 3000 Desa Wisata Tingkat Sumbar di Kawasan Pantai Padang menuju Wajib Halal Oktober (WHO) 2025, Sabtu (5/5/2024), di Padang. Program ini merupakan wujud kolaborasi banyak stakeholder, selain BI, seperti Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar, Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar, dan lainnya.

Pelaksanaan sertifikasi halal sendiri, dikatakan oleh Deputi Kepala BI Sumbar Irfan Sukarna, yang dalam kesempatan itu didampingi juga oleh Kepala Implementasi Kebijakan Media BI Sumbar Lukman Hakim, merupakan bagian dari upaya mewujudkan ekosistem halal untuk pengembangan ekonomi syariah, termasuk di dalamnya meningkatkan sektor pariwisata Sumbar.

BI sendiri mendukung pencapaian Indonesia sebagai Pusat Industri Halal Dunia, yang untuk ini ini BI menetapkan tiga strategi utama, yaitu penguatan ekosistem produk halal, penguatan keuangan syariah, penguatan literasi, inklusi, dan halal lifestyle.

Dikatakan Irfan, BI juga punya program sertifikasi halal (SKALA), yang dalam program itu BI membantu dalam rangka akselerasi sertifikasi halal melalui fasilitasi dan/atau penyediaan infrastruktur.

“Tujuan SKALA melakukan akselerasi dari implementasi Undang-Undang mengenai jaminan produk halal, melalui kegiatan capacity building, debottlenecking dan pembentukan halal center,” kata Irfan.

Ditambahkan, dalam penguatan sertifikasi halal, BI bermitra dengan halal center perguruan tinggi dengan bentuk kegiatan yang mencakup pelatihan atau workshop kepada juru sembelih halal, penyelia halal, dan pendampingan kepada RPH untuk proses pendaftaran sertifikasi halal. Penguatan sertifikasi halal diprioritaskan bagi RPH bersertifikat NKV, guna mempercepat tersedianya RPH halal di seluruh Indonesia. Untuk prioritas selanjutnya, dapat dilakukan kepada RPH non-NKV guna membentuk RPH yang memenuhi standard keamanan pangan yang halal dan sehat.

Pada kesempatan itu, pihak BPJPH Kemenag, yang diwakili Abdul Rozak, menyampaikan apresiasi ke BI, yang telah bersinergi dengan BPJPH, Pemprov, dan pihak lain, dalam mewujudkan ekosistem halal melalui pendampingan sertifikasi halal ini.

Acara juga dihadiri langsung oleh Kabiro Kesra Sekdaprov Sumbar Al Amin, mewakili Gubernur Sumbar, dan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar Endrizal. (003)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait