PADANG (SumbarFokus)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan resmi mengenai potensi banjir pesisir (rob) di berbagai wilayah Indonesia. Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi Instagram @infoBMKG, dengan periode potensi kejadian sejak 29 November hingga 15 Desember 2025.
BMKG menjelaskan bahwa fenomena Perigee—posisi bulan berada pada jarak terdekat dengan bumi—yang bertepatan dengan fase Bulan Purnama pada 4 Desember 2025, berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum. Kondisi itu dapat memicu banjir rob di sejumlah wilayah pesisir, terutama permukiman rendah dekat laut, kawasan pelabuhan, hingga tambak garam dan perikanan darat.
- Daftar wilayah dan waktu potensi banjir pesisir (rob) yang dirilis BMKG, di antaranya:
• Pesisir Aceh: Kota Meulaboh, Kota Bireuen, Lhokseumawe (5–10 Desember 2025).
• Pesisir Sumatera Utara: Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Marelan (1–9 Desember 2025).
• Pesisir Sumatera Barat: Kepulauan Mentawai (3–7 Desember 2025).
• Pesisir Jambi: Selat Berhala (3–12 Desember 2025).
• Pesisir Kepulauan Riau: Batam (4–9 Desember); Dabo Singkep (5–13 Desember); Karimun (3–10 Desember); Bintan (5–8 Desember); Tanjung Pinang (9–11 Desember); Natuna (5–10 Desember).
• Pesisir Bangka Belitung: Bangka & Belitung (29 November serta 5–12 Desember 2025).
• Pesisir Lampung: Bandar Lampung, Tanggamus, Lampung Selatan, Pesawaran, Lampung Timur (3–9 Desember 2025).
• Pesisir Banten: Pandeglang bagian barat (10–16 Desember 2025), Pandeglang bagian selatan (9–17 Desember 2025).
• Pesisir Jakarta: Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Tanjung Priok, Kalibaru, Muara Angke–Penjaringan (2–10 Desember dan 16–24 Desember 2025).
• Pesisir Jawa Barat: Subang, Indramayu, Cirebon (28 November–3 Desember dan 10–15 Desember 2025; 27–31 Desember untuk beberapa titik).
• Pesisir Jawa Tengah: Semarang (29–30 November), Demak, Pekalongan, Batang, Kendal (5–15 Desember 2025).
• Pesisir Jawa Timur: Surabaya Pelabuhan (2–9 Desember 2025).
• Pesisir Bali: Bali Selatan (2–4 Desember 2025).
• Pesisir Nusa Tenggara Barat: Lombok & Bima (2–9 Desember 2025).
• Pesisir Nusa Tenggara Timur: Sumba, Sabu–Raijua, Timor–Rote (2–6 Desember 2025).
• Pesisir Kalimantan Utara: Perairan Tarakan (4–9 Desember 2025).
• Pesisir Kalimantan Selatan: Banjar, Banjarmasin, Tanah Laut, Kotabaru, Tanah Bumbu (3–10 Desember 2025).
• Pesisir Kalimantan Barat: Pontianak & Sungai Kapuas (29 November dan 6–12 Desember 2025).
• Pesisir Kalimantan Tengah: Teluk Sampit (6–13 Desember 2025).
• Pesisir Sulawesi Utara: Manado, Sangihe, Minahasa Utara, Bitung dan Kema, Minahasa Tenggara, Kepulauan Sitaro, Talaud (2–9 Desember 2025).
• Pesisir Maluku: Ambon (1–11 Desember), Seram Bagian Timur (1–12 Desember), Maluku Tengah (1–12 Desember), Kep. Kai (3–9 Desember), Kep. Aru (1–3 Desember).
BMKG menegaskan bahwa rob berpotensi mengganggu aktivitas bongkar muat pelabuhan, permukiman pesisir, serta kegiatan perikanan dan tambak. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada, terutama pada jam-jam pasang maksimum yang berbeda di tiap wilayah.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






