BNNK Pasbar Gencarkan Edukasi Cegah Narkoba, Sasar Pelajar hingga Masyarakat Umum

Kepala BNNK Pasaman Barat Rangga Noverio, saat jumpa pers di Kantor BNN setempat, Senin (30/12/2025). (Foto: Ist./SumbarFokus.com)

PASAMAN BARAT (SumbarFokus)

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasaman Barat mencatat peredaran narkoba di wilayahnya berada pada peringkat 15 dari 34 provinsi di Indonesia sepanjang 2025. Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan pemaparan kinerja yang digelar di Kantor BNNK Pasaman Barat, Senin (30/12/2025).

Bacaan Lainnya

Kepala BNNK Pasaman Barat Rangga Noverio mengatakan, upaya pencegahan terus diperkuat melalui berbagai kegiatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan remaja.

“Pelaksanaan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkoba terus kita intensifkan, terutama menyasar pelajar, remaja, dan orang tua,” katanya.

Selain itu, BNNK Pasaman Barat juga melaksanakan program pembinaan melalui pendidikan formal, mulai dari tingkat SMP, SMA hingga MTs, sebagai bagian dari penguatan ketahanan diri generasi muda.

“BNN Pasaman Barat juga memiliki program desa bersih narkoba berdasarkan hasil indeks kawasan rawan narkoba berstatus waspada, dan program pemberdayaan lainnya,” sebutnya.

Dalam aspek penindakan, BNNK Pasaman Barat melakukan berbagai upaya bersama aparat terkait. Sepanjang 2025, aparat berhasil mengungkap sejumlah kasus peredaran narkotika di wilayah Pasaman Barat.

“Dari 20 tersangka, terdiri dari empat tersangka narkotika jenis sabu-sabu dengan jumlah barang bukti sebanyak 1.900,77 gram, serta 16 orang tersangka narkotika jenis ganja kering dengan jumlah barang bukti 335,025,24 gram,” jelasnya.

Rangga menegaskan, keberhasilan pemberantasan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait