Gubernur juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga keberadaan fasilitezas BTS yang berada di kawasan Taman Raya Bung Hatta tersebut. Ia menekankan pentingnya dukungan dari Pemerintah Kota Padang, kepolisian, serta pemangku kepentingan lainnya dalam melakukan pengawasan agar layanan BTS tersebut dapat dinikmati masyarakat secara optimal dan berkelanjutan.
“Ini adalah fasilitas penting bagi keselamatan masyarakat. Mari kita jaga bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tegasnya.
Sementara, Asisten Manajer Telkomsel Rosady menyampaikan, BTS Sitinjau Lauik tersebut telah resmi beroperasi (on-air) sejak 18 Maret 2026 lalu, menjelang Hari Raya Idulfitri. Kehadiran BTS tersebut merupakan hasil sinergi antara Telkomsel dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
“Berdasarkan pemantauan kami, terdapat sekitar 1.000 pengguna yang terlayani setiap hari di kawasan ini. Hal ini menunjukkan tingginya mobilitas dan pentingnya dukungan jaringan telekomunikasi yang andal di Sitinjau Lauik,” ungkapnya.
Dia menegaskan, Telkomsel berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan komunikasi yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga berkontribusi terhadap aspek keselamatan dan kenyamanan masyarakat, khususnya di jalur-jalur strategis.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Administrasi Pimpinan, perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Barat, perwakilan PT Telkomsel, serta Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat. (000/adpsb)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






