PADANG (SumbarFokus)
Sebanyak 160 Bundo Kanduang Kota Padang menyampaikan aspirasi kelembagaan secara langsung kepada Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat Muhidi dalam agenda reses perseorangan masa sidang II tahun 2025/2026, di aula rumah dinas Ketua DPRD Sumbar, Rabu (4/2/2026).
Dalam pertemuan tersebut, para Bundo Kanduang menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari penguatan peran perempuan adat, pelestarian nilai budaya Minangkabau, pendidikan karakter generasi muda, hingga persoalan sosial di kawasan perkotaan.
Ketua DPRD Sumbar Muhidi mengatakan, seluruh masukan akan dicatat dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan DPRD.
āAspirasi Bundo Kanduang memiliki nilai strategis karena mereka berperan sebagai penjaga adat dan nilai budaya Minangkabau. DPRD akan menindaklanjuti setiap masukan sesuai kewenangan yang dimiliki,ā ujarnya.
Dia mengatakan, peran Bundo Kanduang penting dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus membentuk karakter generasi muda di tengah arus modernisasi.
Sementara itu, Ketua Bundo Kanduang Kota Padang Fauziah Zaini menyampaikan kebutuhan dukungan operasional organisasi agar kegiatan pembinaan adat dan sosial dapat berjalan berkelanjutan.
Dia menyebut, organisasi membutuhkan pendanaan rutin melalui hibah maupun alokasi anggaran untuk menunjang program pembinaan adat, sosial, dan pendidikan karakter.
Selain itu, pihaknya juga mengusulkan pemenuhan sarana organisasi, termasuk pengadaan seragam anggota yang dinilai penting sebagai identitas dan kekompakan lembaga.
Fauziah juga meminta adanya pengakuan resmi terhadap kepengurusan Bundo Kanduang dari tingkat kelurahan hingga kota agar tidak terjadi tumpang tindih organisasi.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





