PASAMAN BARAT (SumbarFokus)
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan perkebunan maupun kawasan permukiman, seiring kondisi cuaca panas yang terjadi sejak sepekan terakhir di Kabupaten Pasaman Barat.
Imbauan tersebut disampaikan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pasaman Barat Handoko kepada wartawan SumbarFokus.com, Rabu (21/1/2026).
Menurut Handoko, luasnya areal perkebunan kelapa sawit milik masyarakat maupun perusahaan, ditambah kawasan hutan, perbukitan, serta daerah gambut di Pasaman Barat, menjadi faktor yang meningkatkan risiko kebakaran.
“Mengingat kondisi cuaca panas sejak sepekan terakhir, sehingga berpotensi terjadinya risiko kebakaran lahan maupun permukiman,” ungkapnya.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat dan pihak perusahaan diminta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, baik di areal perkebunan maupun di sekitar kawasan permukiman.
Pemerintah daerah juga mengimbau seluruh perangkat nagari serta kelompok masyarakat untuk tetap waspada dan saling mengingatkan, mengingat potensi cuaca panas diperkirakan masih berlangsung hingga akhir Januari.
“Pemerintah daerah juga telah membentuk posko pengaduan dan menyiagakan petugas di lima pos pemadam kebakaran yang ada di Kabupaten Pasaman Barat,” katanya.
Selain itu, petugas memastikan seluruh sarana dan prasarana di setiap pos pemadam kebakaran dalam kondisi siap digunakan, baik untuk penanganan kebakaran maupun nonkebakaran. (018)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





