Dia juga menegaskan perusahaan BUMN yang mengelola layanan vital harus menjadikan penanganan pascabencana sebagai prioritas utama. Secara khusus, Dony mengapresiasi kerja PLN yang terus bergerak memastikan ketersediaan listrik di wilayah terdampak.
“Untuk teman-teman di PLN, saya melihat langsung bagaimana mereka berjibaku tanpa henti. Prioritas kita hari ini adalah bagaimana menyediakan solusi listrik bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan,” tegas Dony.
Dalam kegiatan tersebut, PLN turut menyalurkan bantuan berupa 10 truk air bersih, enam truk toren air, peralatan kebersihan, selimut, serta perlengkapan ibadah. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan dasar dan kenyamanan warga di lokasi bencana.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa keterlibatan PLN merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk selalu hadir bersama masyarakat dalam kondisi darurat.
“Selain mengupayakan penormalan listrik secepatnya, PLN juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa logistik, dapur umum, air bersih, serta dukungan lainnya agar masyarakat Aceh dapat segera bangkit kembali,” ujar Darmawan.
Sejak awal bencana di wilayah Sumatra, PLN telah menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan dasar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, mulai dari bahan pangan, perlengkapan bayi, selimut, obat-obatan, hingga dukungan penunjang seperti genset, tenda, water purifier, perahu karet, dan dapur umum di puluhan titik.
Darmawan menegaskan kolaborasi antar BUMN yang dikoordinasikan Danantara menjadi kekuatan penting dalam mempercepat pemulihan pascabencana. “Kami percaya, dengan bekerja bersama dan saling menguatkan, bantuan yang disalurkan akan lebih tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak,” pungkasnya. (000/UID-Sumbar)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






