Dari DAUN untuk Sumbar: Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi hingga Ekonomi Nagari

Bank Indonesia dalam menjaga kestabilan nilai rupiah, proses pengendalian inflasi dijalankan secara terstruktur melalui pemantauan harga harian, identifikasi potensi gejolak, koordinasi respons cepat bersama TPID, serta implementasi program stabilisasi pasokan dan harga. (Foto: BI Sumbar/SumbarFokus.com)

Kejadian tersebut menyebabkan kerusakan lahan di sentra produksi dan memutus jalur distribusi ke berbagai wilayah. Akibatnya, harga sejumlah bahan pangan melonjak pesat dan diperkirakan semakin signifikan pada akhir tahun. Perbaikan dan pemulihan infrastruktur logistik menjadi kunci stabilisasi inflasi pasca bencana.

Bacaan Lainnya

Dalam menghadapi tekanan tersebut, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah terus memperkuat sinergi TPID melalui GNPIP dan prinsip 4K (Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, serta Komunikasi Efektif). Implementasinya diwujudkan dalam Gerakan Pangan Murah di seluruh kabupaten/kota, realisasi Kerjasama Antar Daerah dengan Jawa Tengah untuk menambah pasokan, dan Fasilitasi Distribusi Pangan ke daerah dengan biaya logistik tinggi untuk menekan gap harga di tingkat produsen dengan harga di tingkat konsumen.

Penguatan pasokan ditempuh melalui pengembangan klaster pangan strategis—beras, cabai merah, dan bawang merah—di berbagai sentra produksi, didukung penerapan digital farming, pertanian organik, serta penguatan kelembagaan petani agar lebih adaptif terhadap perubahan iklim. Seluruh proses ini dilengkapi dengan koordinasi dan komunikasi kebijakan yang intensif melalui HLM, rapat TPID, publikasi GPM, serta informasi masa panen untuk menstabilkan ekspektasi harga.

Meski cuaca ekstrem dan bencana menekan suplai pangan sehingga inflasi November mencapai 3,98%, lonjakan yang lebih tinggi dapat dikelola dengan respons cepat stabilisasi pasokan dan menjaga kelancaran distribusi. Dengan penguatan pasokan dan langkah mitigasi yang terus dipercepat, tekanan harga diharapkan mereda sehingga stabilitas inflasi ke depan tetap terjaga.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait