Program pendukung lainnya meliputi edukasi perlindungan konsumen digital, pengembangan wakaf produktif berbasis pesantren, pelatihan juru sembelih halal bersertifikasi, serta integrasi penukaran uang Ramadan dengan penjualan sembako murah bekerja sama dengan Bulog dan perbankan.
Sementara, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengatakan, momentum Ramadan dan Idulfitri selalu diikuti peningkatan konsumsi dan belanja masyarakat sehingga pemerintah perlu memastikan pasokan dan harga pangan tetap stabil.
Dia menyebut, Pemprov Sumbar telah menerima surat dari Badan Pangan dan kementerian terkait untuk menambah cadangan beras daerah, dengan ketersediaan beras dinyatakan aman untuk kebutuhan tiga bulan ke depan melalui distribusi Bulog di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Dia menjelaskan, pemerintah kabupaten dan kota diharapkan aktif memperkuat cadangan pangan dan distribusi beras murah kepada masyarakat, termasuk melalui pelaksanaan DAUN Ramadhan Fest sebagai sarana stabilisasi harga selama Ramadan.
Dengan sinergi tersebut, BI dan Pemprov Sumbar optimistis daya beli masyarakat tetap terjaga dan UMKM terus bergerak selama bulan suci. (031)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





