Debit Air Semakin Tinggi, Tim SAR Gabungan Evakuasi 40 Warga Rantau Panjang Sasak Ranah Pasisie Pasbar

Tim SAR gabungan, saat mengevakuasi warga Rantau Panjang Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat yang terjebak banjir pada Senin (25/11/2025). (Foto: Ist./SumbarFokus.com)

PASAMAN BARAT (SumbarFokus)

Sebanyak 40 orang warga yang berada di Rantau Panjang Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), dievakuasi oleh Tim SAR gabungan karena terjebak banjir akibat meluapnya air sungai Batang Pasaman, Selasa (25/11/2025).

“Benar, sebanyak 10 kepala keluarga dan 40 orang warga telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman, karena banjir menggenangi rumah warga di daerah itu,” ujar Koordinator Poa SAR Pasaman Novi Yurandi kepada wartawan SumbarFokus.com, Rabu (26/11/2025).

Dikatakan, proses evakuasi berjalan dengan lancar, menggunakan RIB 03 dan perahu karet rifting. Evakuasi dilakukan seiring permintaan warga setempat, karena debit air dari sungai Batang Saman semakin naik sehingga warga tidak bisa keluar melalui jalur darat.

Bacaan Lainnya
ADVERTISEMENT Iklan Bank Indonesia SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Debit air sungai yang berada di daerah itu semakin tinggi dan aliran air cukup deras, sehingga banjir semakin meluas menggenangi rumah warga dengan ketinggian air mencapai satu meter,” katanya.

Dijelaskan, seluruh warga berhasil dievakuasi ke tempat yang lebih aman di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), selanjutnya dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh petugas medis Puskesmas Sasak, kemudian dievakuasi ke posko pengungsian Talao Pagang.

“Sebanyak 40 orang warga yang berhasil dievakuasi terdiri dari bayi, anak-anak, dewasa dan warga lanjut usia,” jelasnya.

Menurut keterangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, terdapat tujuh Kecamatan yang terdampak akibat bencana alam banjir dan tanah longsor.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait