Di antara kerja fisik yang berat, ada beban emosional yang ikut menyertai. Beberapa anggota tim harus meninggalkan keluarga yang juga berada di wilayah rawan bencana. Ada pula yang jatuh sakit karena kelelahan, bahkan menerima kabar duka saat masih bertugas.
Meski demikian, solidaritas di antara sesama petugas menjadi penguat. Setiap pagi, mereka kembali berkumpul di posko, saling menyemangati, lalu turun ke lapangan menghadapi hari baru.
Lee juga menyampaikan permohonan maaf apabila penanganan bencana belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat. Ia menegaskan bahwa seluruh tim BNPB telah bekerja semampu dan sekuat tenaga, di tengah keterbatasan dan situasi yang tidak mudah.
Di balik hiruk-pikuk kritik, kisah di lapangan menunjukkan satu hal: tim tanggap darurat BNPB terus bekerja tanpa henti. Kerja yang mungkin tak selalu terlihat, namun nyata dirasakan oleh mereka yang berada di tengah bencana. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






