PADANG (SumbarFokus)
Chief Operating Officer Danantara Dony Oskaria bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade dan Bupati Tanah Datar Eka Putra melaksanakan groundbreaking hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana, di Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Kamis (19/2/2026).
Pembangunan huntap tersebut menjadi yang pertama di Pulau Sumatra. Program serupa selanjutnya direncanakan akan dilaksanakan di Aceh dan Sumatera Utara sebagai bagian dari pemulihan pascabencana berbasis kolaborasi BUMN.
Proyek pembangunan huntap kembali dipercayakan kepada PT Nindya Karya setelah sebelumnya berhasil membangun hunian sementara (huntara) Danantara di Malalo dalam waktu dua minggu.
Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya kepada Dony Oskaria dan Andre Rosiade yang dinilai konsisten membantu masyarakat terdampak bencana.
Dia mengatakan, satu bulan lalu Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menyerahkan kunci huntara kepada warga di Malalo dan kini pembangunan hunian tetap langsung dilanjutkan.
“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat terdampak, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian Danantara dan seluruh pihak yang terlibat. Masyarakat kini mendapatkan kepastian tempat tinggal yang lebih layak dan permanen,” katanya.
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menegaskan, pembangunan huntap merupakan hasil kolaborasi antara Danantara dan BUMN dalam penanganan bencana.
Dia mengatakan, kehadiran negara tidak hanya saat bencana terjadi, tetapi juga dalam proses pemulihan kehidupan masyarakat.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





