“Kita harus selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan. Terima kasih kepada Pak Dony Oskaria yang menggerakkan seluruh BUMN untuk membantu masyarakat saat masa bencana maupun pascabencana,” katanya.
Sementara, COO Danantara Dony Oskaria menegaskan, pembangunan huntap tidak hanya menyediakan rumah, tetapi menjadi bagian dari kebangkitan ekonomi masyarakat.
Dia mengatakan, Sumatera Barat harus bangkit dan kembali menjadi daerah percontohan nasional dalam pemulihan pascabencana.
“Huntap ini bukan sekadar rumah, tetapi menjadi penggerak ekonomi masyarakat. Kita ingin Sumatera Barat kembali berdiri kuat dan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia,” katanya.
Menurutnya, pembangunan kawasan huntap harus diiringi penguatan pendidikan dan ekonomi masyarakat. Karena itu, dia mendorong agar pembangunan sekolah rakyat serta penguatan ekonomi lokal yang pelaksanaannya dititipkan kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.
Dia mengatakan, kebangkitan pascabencana harus melampaui kondisi sebelum bencana terjadi.
“Kita tidak boleh hanya bangkit, tetapi harus melompat lebih jauh dari sebelumnya. Dari huntap ini kita bangun ekonomi, kita perkuat pendidikan, dan kita siapkan masa depan masyarakat yang lebih baik,” katanya.
Pembangunan huntap ini diharapkan menjadi langkah nyata percepatan pemulihan pascabencana sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat terdampak di Tanah Datar. (000)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





