Enam Strategi BI–TPID Sumbar Disiapkan Jaga Stabilitas Harga Pangan

Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Barat menyiapkan enam langkah penguatan sinergi untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi sepanjang 2026. (Foto: SISCA O.S./SumbarFokus.com)

PADANG (SumbarFokus)

Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Barat bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Barat menyiapkan enam langkah penguatan sinergi untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi sepanjang 2026.

Bacaan Lainnya

Langkah tersebut disusun untuk memastikan pasokan pangan tetap terjaga, distribusi lancar, serta harga kebutuhan pokok terkendali, terutama pada masa pemulihan pascabencana dan menghadapi peningkatan permintaan menjelang Ramadan serta Idulfitri.

“Untuk mendukung upaya pengendalian inflasi, KPwBI Sumbar bersama TPID Provinsi Sumatera Barat akan terus memperkuat sinergi pengendalian inflasi,” ungkap Deputi Kepala BI Sumbar Andy Setyo Biwado, melalui keterangan resmi, Selasa (3/2/2026).

Dia menjelaskan, strategi pertama dilakukan melalui fasilitasi pertemuan pemerintah daerah dengan pemerintah pusat seperti Bappenas, Kementerian Pertanian, dan Kementerian PUPR guna mempercepat rekonstruksi sarana dan prasarana distribusi lewat Forum Dialog Ekonomi dan High Level Meeting TPID.

Selanjutnya, TPID menggelar rapat koordinasi teknis sebagai tindak lanjut untuk menjaga stabilitas harga pascabencana sekaligus mempersiapkan periode Ramadan dan Idulfitri 2026.

Di saat yang sama, operasi pasar dan Gerakan Pangan Murah diintensifkan sejak awal tahun agar masyarakat tetap mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

Upaya lain dilakukan melalui penguatan kerja sama antar daerah berbasis neraca pangan provinsi untuk menjamin kecukupan pasokan, termasuk pemenuhan dari luar wilayah jika produksi lokal terbatas.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait