Produktivitas sektor pertanian juga ditingkatkan lewat perluasan program Sekolah Lapang DAUN dan DAUN BANGKIT guna memperkuat hilirisasi pangan.
Di sisi komunikasi, BI dan TPID memperkuat penyampaian kebijakan untuk membentuk persepsi dan ekspektasi masyarakat, termasuk kampanye diversifikasi konsumsi beras guna mendukung efektivitas stabilisasi harga.
“Sinergi pengendalian inflasi TPID akan terus dioptimalkan untuk menjaga inflasi Sumatera Barat tetap terkendali dalam rentang 2,5±1 persen (yoy) pada tahun 2026,” kata Andy.
Dia menambahkan, pengendalian inflasi masih menghadapi sejumlah risiko, antara lain peningkatan permintaan pangan strategis menjelang hari besar keagamaan, rigiditas konsumsi beras, potensi aliran pasokan ke luar daerah akibat disparitas harga, serta kenaikan harga emas dan pelemahan nilai tukar Rupiah. (003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





