Dia juga menegaskan bahwa Peristiwa Situjuah merupakan bagian penting dari kontribusi Sumatera Barat dalam menyelamatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI).
“Peristiwa Situjuah adalah bagian dari sejarah bela negara. Banyak korban nyawa berjatuhan. Ini harus kita hormati dan tidak boleh kita lupakan. Jasa para pahlawan wajib kita kenang,” ujarnya.
Evi Yandri menambahkan, rangkaian Peristiwa Situjuah yang terjadi pada 15 Januari 1949 tidak bisa dilepaskan dari sejarah pembentukan PDRI pada masa Agresi Militer Belanda ke-II, yang berlangsung sejak 22 Desember 1948 hingga 13 Juli 1949.
“Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, PDRI pernah berdiri. Di dalamnya terdapat Peristiwa Situjuah. Banyak pelajaran yang mesti kita gali, terutama semangat persatuan dan kesatuan,” katanya. (003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






