GAPEMBI Sumbar Minta Susu UHT Dihentikan Sementara dari Menu MBG, Desak Usut Dugaan Penimbunan

Ilustrasi. (Foto: TIM/SumbarFokus.com)

Sebagai langkah antisipasi, GAPEMBI mengajak pengelola SPPG mengalihkan sumber protein ke bahan pangan lain yang setara nilai gizinya dan lebih mudah diakses, seperti telur, ikan, tahu, tempe, kacang-kacangan, serta pangan lokal lainnya.

“Protein tidak hanya berasal dari Susu UHT. Kita punya telur, ikan, tahu, tempe, kacang-kacangan, serta berbagai pangan lokal bergizi lainnya. Ini bukan penurunan kualitas, justru penguatan kemandirian pangan,” jelas Agung.

Selain itu, GAPEMBI Sumbar mendesak aparat penegak hukum dan satuan tugas terkait segera menyelidiki dugaan penimbunan dan permainan harga susu UHT.

“Kami meminta dengan serius kepada aparat penegak hukum atau satgas yang berwenang untuk melakukan penyelidikan menyeluruh. Jika benar ada penimbunan atau pengaturan pasokan, maka itu harus dibongkar. Negara tidak boleh kalah oleh spekulan,” ujarnya.

Dia menambahkan, MBG merupakan ikhtiar bersama untuk membangun generasi yang sehat sehingga tidak boleh dinodai praktik ekonomi yang merugikan masyarakat.

GAPEMBI Sumbar berharap langkah tersebut menjadi peringatan bagi pelaku pasar sekaligus mendorong negara bertindak cepat demi melindungi kepentingan publik dan keberlanjutan program gizi anak. (000/003)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait