Dalam kesempatan itu, Mahyeldi menyampaikan kepada Presiden terkait kebutuhan percepatan pembangunan infrastruktur pascabencana. Salah satunya penambahan jembatan Bailey di sejumlah titik terdampak.
Mahyeldi menyebutkan masih dibutuhkan sekitar 20 unit jembatan Bailey, termasuk di Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Solok, agar konektivitas masyarakat dapat segera pulih.
Selain jembatan, Mahyeldi juga menekankan pentingnya pemulihan jalur strategis, normalisasi sungai, serta perbaikan irigasi guna mendukung pemulihan sektor pertanian dan perekonomian masyarakat.
Wakil Gubernur Vasko Ruseimy menambahkan, kunjungan Presiden menjadi dorongan kuat bagi pemerintah daerah untuk mempercepat pemulihan pascabencana. Dia menegaskan Pemprov Sumbar siap mengawal seluruh tindak lanjut hasil kunjungan Presiden. (000/adpsb)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





