Inflasi Sumbar Februari 0,3 Persen, Lebih Rendah dari Nasional

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat M. Abdul Majid Ikram menjelaskan, rendahnya inflasi tersebut dipengaruhi penurunan harga sejumlah komoditas pangan. (Foto: SISCA O.S./SumbarFokus.com)

Kenaikan harga pangan tersebut tertahan oleh penurunan harga beberapa komoditas seperti cabai rawit, bawang merah, kangkung, telur ayam ras, bayam, dan beras.

Secara wilayah, seluruh daerah penghitungan Indeks Harga Konsumen di Sumatera Barat pada Februari mengalami inflasi kecuali Kabupaten Pasaman Barat.

Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Dharmasraya sebesar 0,85 persen (mtm), sedangkan inflasi terendah tercatat di Kota Padang sebesar 0,32 persen (mtm). Kota Bukittinggi juga mencatat inflasi sebesar 0,50 persen (mtm).

Sebaliknya, Kabupaten Pasaman Barat kembali mengalami deflasi sebesar 0,13 persen (mtm) setelah pada Januari mencatat deflasi 1,84 persen (mtm).

Bacaan Lainnya
ADVERTISEMENT Iklan Bank Indonesia SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara tahunan, inflasi Sumatera Barat pada Februari tercatat 4,39 persen (year on year/yoy), meningkat dibandingkan Januari yang sebesar 3,92 persen (yoy).

Majid memaparkan, kenaikan inflasi tahunan tersebut dipengaruhi faktor basis rendah akibat kebijakan diskon tarif listrik pada tahun sebelumnya.

Selain tarif listrik, komoditas yang memberi andil terhadap inflasi tahunan antara lain emas perhiasan, daging ayam ras, beras, dan mobil.

Ke depan, dia memperkirakan inflasi tahunan Sumatera Barat akan menurun dan kembali berada dalam target inflasi nasional sebesar 2,5 persen ±1 persen.

Dia menilai, penurunan inflasi akan didukung membaiknya pasokan pangan seiring masa panen serta perbaikan jalur distribusi.

Meski demikian, Majid mengingatkan sejumlah risiko masih perlu diwaspadai, seperti meningkatnya permintaan pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri, rigiditas konsumsi beras masyarakat, disparitas harga antarwilayah, kenaikan harga komoditas global, serta potensi pelemahan nilai tukar rupiah.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait