Ini Kata BI Sumbar Soal Penyebab Ekonomi Masih Tertinggal

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Barat Mohamad Abdul Majid Ikram. (Foto: SISCA O.S./SumbarFokus.com)

“Kalau proses perbaikan terlambat, ini akan menjadi persoalan serius. Tantangannya adalah bagaimana memastikan pertanian bisa pulih tepat waktu,” ujarnya.

Karena itu, Bank Indonesia mendorong pembenahan struktural yang lebih terukur, mulai dari penguatan infrastruktur pertanian hingga pengembangan sumber pertumbuhan baru seperti pariwisata yang dinilai lebih cepat bergerak.

Bacaan Lainnya

Namun, dia mengingatkan agar dorongan optimisme tetap dibarengi perhitungan realistis.

“Kita optimis untuk mengejar pertumbuhan, tapi juga realistis melihat kapasitas. Kalau tidak hati-hati, kita bisa kembali tertinggal di bawah nasional,” katanya.

Dikatakan, bencana yang terjadi di Sumbar berdampak ke banyak sektor. Beranjak dari hal tersebut, diharapkan bisa direncanakan pertumbuhan ekonomi yang tangguh dan inklusif, sehingga di kemudian hari Sumbar bisa menjadi lebih tangguh lagi. (003)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait