Dia menambahkan, penyaluran PIP telah dikawal secara konsisten dari tahun ke tahun dan akan terus diperjuangkan agar jangkauannya semakin luas. Pada 2026, Irman menargetkan seluruh kabupaten dan kota di Sumbar memperoleh alokasi Kartu Indonesia Pintar (KIP) secara optimal.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Padang memiliki program pendukung pendidikan, di antaranya Kartu Padang Pintar dan Padang Juara, untuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena faktor ekonomi.
“Untuk anak-anak dari masyarakat berpenghasilan rendah kita siapkan skema khusus, dan bagi yang berprestasi ada program untuk membuka peluang melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri. Bantuan pendidikan seperti PIP ini sangat membantu meringankan beban dan memperluas peluang,” ujar Maigus.
Kepala SMP Negeri 3 Padang Rika Susiwaty menyampaikan, dari 21 siswa penerima simbolis, beberapa di antaranya merupakan yatim dan piatu, bahkan ada yang meraih prestasi juara pertama di sekolah. Menurutnya, latar belakang keluarga yang beragam tidak mengurangi semangat belajar para siswa.
“PIP memberikan angin segar dan harapan baru bagi anak-anak untuk meraih cita-cita. Apalagi Pak Irman Gusman merupakan alumni SMPN 3 Padang, bantuan ini menjadi motivasi tambahan agar siswa terus belajar dengan sungguh-sungguh,” katanya. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






