Gunung Kawi sendiri dikenal luas sebagai kawasan wisata religi. Di lerengnya berdiri tempat-tempat meditasi lintas keyakinan—kelenteng, kuil, masjid, hingga gereja—yang hidup berdampingan dalam suasana rukun. Tak jauh dari sana terdapat Pasarehan Keraton Gunung Kawi, tempat dimakamkannya Mbah Djugo (Zakaria), Mbah Iman Soejono, Keraton Mbah Joyo Tunggul, dan Tunggul Wati, yang dikenal sebagai petilasan Mpu Sindok.
Di tengah kekayaan alam dan budaya itu, LIM mengusung konsep one stop service. Saat ini tersedia 37 unit glamping, enam villa, serta satu villa edisi khusus berukuran besar. Kawasan seluas sekitar 30 hektare ini berada di lingkungan hutan lindung dan hutan produksi yang masih terjaga, jauh dari praktik pembalakan liar.
“Dinginnya menyejukkan, bebas polusi, dan aktivitasnya lengkap. Ada offroad, outbound, sampai wisata edukasi,” kata Wika, pemilik Lembah Indah Malang Resort, Minggu (20/12/2025).
Bagi yang mulai jenuh dengan konsep staycation yang itu-itu saja, Lembah Indah Malang menawarkan lebih dari sekadar tempat menginap. Di sini, dingin, alam, dan adrenalin berpadu dalam satu pengalaman. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





