Novrianto juga menegaskan tidak mengeluarkan senjata tajam pada awal kejadian. Ia menyampaikan bahwa pengeroyokan terjadi terlebih dahulu, sehingga benda tajam ia ambil untuk menyelamatkan diri. Ia menyebut setelah itu kembali mendapat pemukulan, cekikan, dan tendangan dari beberapa dubalang serta anggota Satpol PP, bahkan ada yang menggunakan kayu dengan alasan pengamanan.
Situasi sempat memanas setelah salah satu dubalang disebut menyampaikan ucapan bernada arogan bahwa dirinya ātidak akan pernah takut kepada siapapun saat memakai baju dubalang”.
Pengelola menuturkan telah berupaya menahan diri dan ingin menyelesaikan persoalan secara baik-baik, namun tetap mendapat bentakan sebelum akhirnya terjadi keributan fisik. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





