Diketahui, dalam dokumen R3P untuk tiga tahun ke depan, kebutuhan anggaran penanganan pascabencana di Kabupaten Pasaman diperkirakan mencapai Rp428,23 miliar. Sebagian besar anggaran tersebut dialokasikan untuk pemulihan sektor infrastruktur.
Sumber pembiayaan direncanakan berasal dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi Sumatera Barat, kementerian dan lembaga, serta hibah rehabilitasi dan rekonstruksi.
“Dengan kemampuan keuangan daerah yang sangat terbatas, kami sangat berharap dukungan dari kementerian serta APBD Provinsi Sumatera Barat,” ujar Welly.
Dia menegaskan bahwa pemulihan pascabencana merupakan tanggung jawab bersama agar kehidupan dan penghidupan masyarakat Pasaman dapat kembali pulih secara berkelanjutan. (016)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






