Saya saksikan Kuala Simpang yang berusaha bangkit, meski saya datang 20 hari setelah banjir. Tapi, saya sepekan di sana. Jadi telat sedikit, lumayan lama di TKP. Jangan bandingkan dengan relawan yang tak pulang-pulang, habis saya nanti.
Dan, saya yang sudah pergi dari Tamiang, masih saja membayangkan warga yang terdampak. Doeloe saya juga seperti mereka, untung dulu belum ada medsos. (*Penulis adalah sastrawan, wartawan senior, tokoh pers Sumbar)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



