Di sisi lain, Ketua Dewan Pakar PWI Pusat Dhimam Abror mengingatkan agar insan pers tidak terjebak pada pesimisme berlebihan. Ia menilai teknologi tidak selalu menjadi ancaman, melainkan dapat melahirkan keseimbangan baru dalam industri media.
Menutup diskusi, Akhmad Munir menegaskan komitmen PWI untuk terus memperkuat kapasitas insan pers, menjaga standar etika, dan mendorong jurnalisme yang bertanggung jawab.
“Pers Indonesia harus menjadi pilar demokrasi sekaligus pilar kemanusiaan. Hadir saat bencana, setia mengawal pemulihan, dan konsisten menyalakan harapan bagi bangsa dan negara,” pungkasnya. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






