Kendati demikian, lanjut Pri, masih banyak tantangan dari IKM tersebut sehingga perlu penambahan wawasan, dimana untuk meningkatkan inovasi dalam hal desain kemasan kemudian Digital Marketing yang diprediksi terus berkembang pesat.
“Kegiatan ini dirancang dengan tujuan bagaimana meningkatkan kualitas desain kemasan produk kuliner agar lebih menarik inovatif dan sesuai dengan standar nasional ataupun internasional,” ujarnya.
Pri berharap, pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan pemasaran produk melalui Digital Marketing sehingga produk-produk dari IKM Lubuk Kilangan dapat lebih dikenal luas, sebab pengenalan melalui Digital Marketing ini sudah tanpa batas di jaman sekarang.
“Kami dari PT Semen Padang sangat memahami peran IKM dalam perekonomian lokal dan pengembangan pariwisata industri halal di Sumatera Barat, melalui program CSR yang selama ini dikenal, kami berkomitmen untuk mendukung pengembangan ekonomi masyarakat sekitar wilayah pabrik,” kata dia.
Pri juga mengapresiasi yang setinggi-tinginya atas kolaborasi PT Semen Padang dengan Tim peneliti Unand. “Semoga pelatihan seperti ini bisa jadi model pelatihan di daerah lain. Terakhir saya mengharapkan para peserta setelah mengikuti pelatihan dapat mengaplikasikan dengan baik yang berujung pada peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.
Ketua Tim Peneliti Unand Prof. Ir. Nilda Tri Putri, MT, Ph.D, IPU, ASEAN Eng mengatakan, ia merasa terhormat dan berbahagia dapat berdiri di depan para pelaku IKM di Ring 1 Pabrik PT semen Padang dalam rangka kegiatan pelatihan ini.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





