“Kami punya mimpi dan harapan dari visi kebudayaan. Kami menaruh harapan besar kepada Pak Menteri supaya Pabrik Indarung I ini bisa menjadi pusat dari segala gagasan yang lahir dan tumbuh,” kata Aidil.
Kedatangan Menteri Kebudayaan Fadli Zon ke Pabrik Indarung I ini, sebutnya, semakin membangun rasa optimis dari Indarung Heritage Society dan juga PT Semen Padang yang selama ini telah berupaya untuk mengaktivasi Pabrik Indarung I melalui berbagai kegiatan pertunjukan seni dan budaya. Dia berharap ke depannya, Indarung I ini bisa dikunjungi banyak wisatawan.
“Budaya betonisasi itu lahir di Pabrik Indarung I ini. Mahakarya seperti Jembatan Ampere, Gedung MPR dan Istora Senayan itu dibangun menggunakan semen dari Pabrik Indarung I ini. Jadi, apa yang menjadi harapan Indarung Heritage Society di bawah payung PT Semen Padang ini bisa dipercepat. Itu harapan kami dari kunjungan Menteri Kebudayaan ke Indarung I ini,” tuturnya.
Dirut PT Semen Padang Indrieffouny Indra menyampaikan, pihaknya sangat bersyukur dan bangga bahwa Pabrik Indarung I telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 54/M/2023, yang ditandatangani pada 27 Februari 2023.
Penetapan ini, tidak hanya mengukuhkan nilai sejarah Pabrik Indarung I sebagai pabrik semen pertama di Indonesia, tetapi juga menegaskan perannya sebagai tonggak penting dalam sejarah perubahan budaya bangunan di negeri ini. Tidak hanya itu, arsip Pabrik Indarung I juga telah memperoleh pengakuan internasional dan nasional.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






