Khadafi juga menyoroti meningkatnya aktivitas publikasi digital Bawaslu di berbagai daerah.
“Grafik pemberitaan di website, YouTube, dan Instagram Bawaslu daerah terus meningkat signifikan,” jelasnya.
Dia mencontohkan Bawaslu Kepulauan Mentawai yang berhasil menarik perhatian publik melalui konten digital.
“Video kegiatan pengawasan di Mentawai sudah ditonton hampir 25 ribu kali,” tambahnya.
Lebih lanjut, Khadafi menyampaikan bahwa Bawaslu Sumbar akan melanjutkan Program Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) sebagai bagian dari strategi edukasi publik. Program ini melibatkan masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran terhadap larangan pemilu dan meningkatkan partisipasi aktif dalam pengawasan.
“Masih banyak yang harus kita lakukan hingga Desember nanti. Namun semangat teman-teman daerah patut diapresiasi,” ujarnya.
Khadafi menutup dengan mengingatkan pentingnya keseimbangan dalam penyampaian informasi publik agar komunikasi kelembagaan Bawaslu tetap efektif dan dipercaya masyarakat.
“Kita ingin forum ini menjadi kisah menarik bagi semua agar satu sama lain memiliki kecepatan dalam memberikan informasi kepada publik sebagai wujud kehadiran kita di tengah masyarakat,” pungkasnya. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





