Dia menjelaskan, posisi Teluk Tapang yang dekat dengan Mandailing Natal dan Sibolga menjadi keunggulan dalam memperkuat konektivitas dan distribusi hasil produksi daerah, terutama sektor pertambangan dan kelapa sawit.
Sebagai bagian dari penyiapan sumber daya manusia, pemerintah daerah juga membangun SMK di Air Bangis dengan jurusan pertambangan dan pertanian.
“Kita siapkan sekolahnya dan kita siapkan pelabuhannya, supaya putra-putri Pasaman Barat mampu mengelola potensi daerahnya sendiri dan ekonomi masyarakat bisa tumbuh,” kata Mahyeldi.
Dalam kunjungan tersebut, Mahyeldi didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah, antara lain Asisten II Adib Alfikri, Kepala Dinas ESDM Helmi, Kepala Dinas Perkimtan Ardiansyah, Kepala Bappeda Zefnihan, Kepala Dinas Perhubungan Dedi Diantolani, Kepala Dinas BMCKTR Armi, serta Kepala Biro Umum Andree Algamar.
Kunjungan kerja tersebut menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan penguatan spiritual masyarakat dijalankan secara seimbang sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan Pasaman Barat. (000/adpsb)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





