PADANG (SumbarFokus)
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi memaparkan langkah percepatan perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang melanda Sumbar pada November 2025 saat menyambut kunjungan kerja Komisi I DPR RI dalam masa reses, di Gedung Sapta Marga Kodam I Bukit Barisan, Jumat (6/3/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Mahyeldi menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumbar bersama unsur Forkopimda bergerak cepat sejak awal bencana terjadi, termasuk menyiapkan dokumen perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana atau R3P.
“Alhamdulillah saat menghadapi musibah bencana pada November 2025 lalu, kami bersama Forkopimda Sumatera Barat dapat bergerak kompak sehingga penyiapan R3P bisa dilakukan dengan cepat,” ujarnya.
Dia menyebut, koordinasi yang intensif antar unsur pemerintah menjadi kunci percepatan penyusunan perencanaan tersebut.
Menurut dia, pemerintah daerah bahkan menyiapkan dashboard perencanaan berbasis satu data untuk memastikan seluruh proses berjalan terintegrasi.
“Kami memiliki dashboard satu data perencanaan di Sumbar. Koordinasi juga kami lakukan secara intens, bahkan rapat bisa berlangsung dua kali sehari, pagi dan malam, agar proses perencanaan berjalan lebih cepat dan terarah,” katanya.
Mahyeldi menjelaskan, dengan langkah tersebut penyusunan dokumen R3P dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat sehingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera dilaksanakan.
Dia menyampaikan, Pemerintah Provinsi Sumbar berharap dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan di berbagai wilayah yang terdampak bencana.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






