PASAMAN BARAT (SumbarFokus)
Kolam peninggalan zaman Belanda yang terletak di Nagari Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), saat ini difungsikan sebagai arena permainan anak-anak dan olahraga renang.
Kolam tersebut berjarak sekitar 100 meter dari Masjid Raya Nurul Iman Ophir, saat ini dikelola dengan baik oleh pengurus Masjid setempat, sehingga berdampak kepada kegiatan yang positif bagi masyarakat maupun anak-anak hingga generasi muda.
“Pemanfaatan kolam renang diharapkan mampu memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, dan juga sambil bersedekah untuk kelanjutan pembangunan masjid,” ungkap Ketua Pengurus Masjid Raya Nurul Iman Irfan Nudri, Minggu (23/11/2025).
Menurutnya, kolam peninggalan zaman Belanda yang sudah berusia puluhan tahun, atau sering disebut oleh masyarakat setempat yaitu “Kolam Sembad” memiliki nilai sejarah sejak berdirinya Perkebunan Inti Rakyat (PIR BUN) Plasma II Ophir.
“Puluhan tahun kolam ini sempat terbengkalai, berkat inovasi dan dukungan masyarakat, kolam tersebut kita fungsikan kembali untuk kegiatan olah raga maupun arena bermain anak-anak dan masyarakat setempat,” tuturnya.
Dia menyebut, masyarakat bisa langsung menikmati fasilitas kolam yang telah disediakan oleh pihak pengelola, dengan biaya ramah di kantong, sambil bersedekah untuk kelanjutan pembangunan Masjid Raya Nurul Iman Ophir.
Selain sebagai tempat bermain anak-anak, kolam renang juga dapat sebagai ajang latihan renang bagi para pelajar maupun generasi muda dalam menghadapi seleksi penerimaan calon anggota TNI-Polri.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





