PADANG (SumbarFokus)
Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Yassierli menyalurkan bantuan senilai Rp30,3 miliar bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat. Penyerahan bantuan berlangsung di Aula Maninjau Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Padang, Kamis (12/2/2026).
Yassierli mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam mendukung pemulihan pascabencana, khususnya pada sektor ketenagakerjaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kehadiran kami hari ini adalah bagian dari penyaluran bantuan Kementerian Ketenagakerjaan untuk masyarakat Sumatera Barat yang terdampak bencana,” katanya.
Dia menjelaskan, bantuan Rp30,3 miliar disalurkan dalam bentuk pembangunan Balai Latihan Kerja Komunitas di lima titik, program Padat Karya sebanyak 20 paket, program Tenaga Kerja Mandiri bagi 100 calon wirausahawan, serta pelatihan vokasi bagi 5.000 orang dengan durasi satu hingga tiga minggu.
Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan juga menyerahkan bantuan uang tunai kepada 125 perwakilan masyarakat dari empat kabupaten terdampak, yakni Kabupaten Solok, Pesisir Selatan, Agam, dan Tanah Datar. Bantuan peralatan berupa mesin bor dan mesin air turut diberikan untuk mendukung kebutuhan komunitas.
Yassierli menyebut, bantuan tersebut merupakan tahap kedua setelah sebelumnya kementeriannya menyalurkan bantuan melalui program Kemnaker Peduli pada Desember lalu, termasuk pengerahan relawan dan pembukaan dapur umum.
“Melalui BPVP Padang dan jejaring balai pelatihan lainnya, kami berkomitmen mendampingi proses pemulihan yang memang membutuhkan waktu serta sinergi bersama,” ujarnya.
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.





