Menaker Salurkan Bantuan Rp30,3 Miliar untuk Pemulihan Lapangan Kerja Korban Bencana di Sumbar

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Yassierli menyalurkan bantuan senilai Rp30,3 miliar bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat. (Foto: Pemprov Sumbar/SumbarFokus.com)

Sementara itu Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menjelaskan, bencana yang terjadi pada November tahun lalu menimbulkan dampak luas, tidak hanya terhadap infrastruktur, tetapi juga terhadap sektor ketenagakerjaan.

“Total nilai kerusakan dan kerugian akibat bencana diperkirakan lebih dari Rp33 triliun, dengan kebutuhan anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi sekitar Rp22 triliun. Dampaknya juga terasa pada dunia kerja dan sumber penghidupan masyarakat,” katanya.

Bacaan Lainnya

Dari 19 kabupaten dan kota di Sumbar, sebanyak 16 daerah terdampak yang meliputi 313 nagari, 83 kecamatan, dan lebih dari 72 ribu kepala keluarga. Menurut Mahyeldi, kondisi tersebut memerlukan intervensi yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pemulihan ekonomi masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sumatera Barat, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan. Bantuan ini bukan sekadar bantuan sosial, tetapi intervensi strategis untuk membuka kembali kesempatan kerja,” tegasnya.

Mahyeldi menilai program Padat Karya dan Tenaga Kerja Mandiri sangat relevan dalam mendorong kebangkitan ekonomi lokal, mengingat Sumatera Barat memiliki lebih dari 700 ribu unit UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

“Pemulihan pascabencana bukan hanya membangun kembali yang rusak, tetapi menguatkan kembali ekonomi masyarakat. Dengan kolaborasi dan semangat gotong royong, insyaallah Sumatera Barat bisa bangkit dan menjadi lebih kuat,” katanya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen mengawal pelaksanaan seluruh program bantuan tersebut bersama pemerintah kabupaten dan kota agar berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat terdampak. (000/adpsb)

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait