Dia menambahkan, pers memiliki peran penting dalam memperkuat nasionalisme serta menjaga keutuhan negara.
“Meski tantangan itu terjadi, pers senior dan insan pers di PWI punya senjata, yaitu tahu historis. PWI jangan tinggalkan gelanggang, PWI harus berada di baris depan hadapi tantangan digitalisasi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Menhan juga menegaskan bahwa kedaulatan bangsa harus dijaga bersama melalui tindakan nyata.
“Tak ada negara lain yang menolong, hanya kita sendiri yang bisa menolong negara kita sendiri,” ujarnya.
Retret Bela Negara PWI digelar sebagai upaya penguatan wawasan kebangsaan, disiplin, serta komitmen pers dalam menjaga ketahanan informasi dan persatuan nasional. (000/003)
Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.






