Mentawai Dapat Tambahan Rp108 Miliar, Wagub Sumbar Minta Dimanfaatkan untuk Percepat Pembangunan

Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menyebut, Kabupaten Kepulauan Mentawai tahun ini mendapatkan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp108 miliar dari pemerintah pusat. (Foto: Pemprov Sumbar/SumbarFokus.com)

MENTAWAI (SumbarFokus)

Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menyebut, Kabupaten Kepulauan Mentawai tahun ini mendapatkan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp108 miliar dari pemerintah pusat.

Menurut dia, tambahan anggaran tersebut harus dimanfaatkan secara optimal untuk mempercepat pembangunan daerah, terutama pada sektor infrastruktur dan pengembangan pariwisata.

Hal itu disampaikan Vasko saat Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumbar di Masjid Ummul Mukminin, Desa Mara, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Jumat (6/3/2026).

Bacaan Lainnya
ADVERTISEMENT Iklan Bank Indonesia SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Tambahan anggaran ini menjadi peluang untuk mempercepat pembangunan di Mentawai. Infrastruktur jalan perlu terus ditingkatkan agar konektivitas semakin baik, sekaligus mendukung pengembangan pariwisata yang menjadi salah satu kekuatan daerah ini,” ujarnya.

Dia menjelaskan, percepatan pembangunan Mentawai menjadi salah satu fokus perhatian pemerintah provinsi bersama Gubernur Sumbar Mahyeldi.

Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten sangat penting untuk mengatasi berbagai tantangan pembangunan di wilayah kepulauan.

Dia menambahkan, sinergi antarpemerintah daerah akan membuat pelaksanaan program pembangunan berjalan lebih efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyerahkan sejumlah bantuan kepada masyarakat dan pengurus masjid.

Bantuan tersebut berupa dana hibah Safari Ramadan sebesar Rp50 juta dari Pemerintah Provinsi Sumbar untuk Masjid Ummul Mukminin.

Dapatkan update berita lebih cepat dengan mengikuti Google News SumbarFokus.com. Klik tanda bintang untuk mengikuti.



Pos terkait